JOIN with DBC NETWORK

Laman


ayo gabung... dibisnis ini... klik gambar di bawah..

Photobucket
Tampilkan postingan dengan label Berita Terkini. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita Terkini. Tampilkan semua postingan

Rabu, 27 Oktober 2010

Setelah Gempa, Mentawai Dihantam Tsunami


Gempa berkekuatan besar mengguncang Mentawai, Senin 25 Oktober 2010 pukul 21.42 WIB. Ada dua versi soal berapa kekuatan gempa, menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) gempa berkekuatan 7,2 skala Richter, sementara Badan Geologi Amerika Serikat (USGS) mencatat 7,7 SR.

Gempa terjadi di wilayah dangkal, di kedalaman 10 kilometer. Peringatan tsunami dikeluarkan melalui pengeras suara di masjid-masjid. Ribuan warga Mentawai panik, dan mengungsi ke lokasi yang lebih tinggi. Beberapa saat kemudian, pukul 22.38 WIB, peringatan itu dicabut, tsunami dinyatakan nihil.

Namun, bekalangan terungkap, gempa Mentawai memicu tsunami. Ombak gergasi itu menghantam Pulau Pagai, baik bagian utara maupun selatan. Sebanyak 150 rumah di Dusun Munte Baru-Baru, Desa Betumonga, Pagai Utara, dilaporkan rusak berat. Demikian juga di Desa Piri, Desa Silabu, Pagai Selatan.

Tsunami juga merenggut korban jiwa. Warga Sikakap, Pulau Pagai Utara, Supri Lindra mengungkapkan, tiga warga diketahui tewas. Selain itu, 160 warga – sebagian besar perempuan dan anak-anak – di Dusun Munte Baru-Baru belum diketahui keberadaannya.

“Tiga orang dikabarkan meninggal. Tapi ini masih data sementara,” kata Supri yang juga wartawan Pualiggoubat, koran lokal Mentawai, kepada VIVAnews, Selasa, 26 Oktober 2010.

Sementara, Koordinator Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Sumbar, Ade Edward mengakui, ada satu korban meninggal ditemukan di Dusun Munte Baru-Baru. “Satu orang baru yang dinyatakan meninggal, sedangkan ratusan orang ini belum ada kabarnya,” ujar Ade.

Meski demikian, ia tidak bisa memastikan, ratusan warga ini benar hilang atau berada di pengungsian. “Karena mereka lari secara berpencar,” katanya.

Pengakuan bahwa tsunami datang juga diungkapkan warga Australia, Rick Hallet. Ia mengaku habis diterjang ombak tsunami.

Kala itu sekitar pukul 22.00 WIB, Hallet mengaku dia dan 14 orang lainnya berada di kapal carteran yang mereka sewa untuk berselancar. Tiba-tiba, dinding air berwarna putih dengan tinggi sekitar 3 meter menuju ke arah mereka.

Seperti dimuat SkyNews Australia, Selasa 26 Oktober 2010, gelombang dahsyat itu menabrakkan sebuah perahu ke kapal mereka. Ledakan terjadi, api membumbung di bagian belakang dek kapal. Beruntung nasib para penumpang selamat, meski harus terseret arus sejauh 200 meter.

Nasib Hallet dan rekan-rekannya jelas lebih beruntung dibandingkan 10 surfer yang dinyatakan hilang. Mereka semua warga asing, 9 Australia, satu lagi dari Jepang.

Hilangnya kapal dibenarkan oleh manajer LSM Surfaid yang berbasis di Australia, Tom Plumer. "Kapal itu ada di dekat episentrum, sungguh mengkhawatirkan," kata dia. Apalagi, ia mendengar ada tsunami yang merusak desa-desa di wilayah itu. "Kami mendapat laporan banyak penduduk lokal luka dan hilang setelah dinding air menghantam desa," kata Plumer.

Dari Selandia Baru, ketua SurfAid, Phil Dreifuss memperkirakan ada sekitar 50 peselancar asal Selandia Baru yang berada di Mentawai.
Tapi dia yakin, mereka semua bakal selamat kalau tsunami ‘hanya’ setinggi dua atau tiga meter. Kata dia, itu tinggi ombak normal.

“Saya berharap tidak ada apa-apa. Ombak dua atau tiga meter – mungkin para peselancar justru bersorak dan bahkan menanti yang lain,” kata Dreifuss, seperti dimuat situs3news.co.nz, Selasa sore.

Di dunia perselancaran, Mentawai memang sohor. Kepulauan ini diakui memiliki ombak terbaik nomor tiga di dunia, setelah Hawaii dan Tahiti. Ombak garang di Mentawai jadi magnet bagi para surfer, para 'pencari ombak'.

Gempa dahsyat masih mengintai

Beberapa waktu lalu sejumlah ahli mengatakan ada sisa energi tektonik yang bertumpuk di Mentawai. Apabila energi ini dilepaskan, gempa dengan kekuatan 8,8-8,9 skala Richter berpotensi terjadi.

Menurut ahli paleotsunami Pusat Penelitian Geoteknologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Danny Hilman Natawidjaya, sumber gempa semalam berada di tengah-tengah, yakni terjadi di pojok utara gempa 8,4 SR yang mengguncang Mentawai pada tahun 2007.

"Sekaligus persis di sebelah selatan sumber gempa 8,8 SR [sesuai prediksi] yang belum keluar," kata Danny kepada VIVAnews, Selasa 26 Oktober 2010. Danny mengatakan pihaknya masih melakukan analisis terhadap gempa yang terjadi tadi malam itu.

"Agak sulit menentukan, apakah gempa ini merupakan rentetan kesetimbangan kembali gempa 2007, atau bisa juga proses membuka gempa selanjutnya," kata dia. Meski analisis itu belum final, kata Danny, tidak tertutup kemungkinan hentakan semalam menjadi pembuka gempa besar.

Dari kalkulasi tim LabEarth LIPI dan Tim Prof. Kerry Sieh dari Earth Obervatory of Singapore, gempa 2007 hanya melepaskan tidak lebih dari 1/3 jumlah energi tekanan tektonik yang terakumulasi di Mentawai. Dengan kata lain masih ada sekitar 2/3 lagi yang tersimpan -- yang bisa memicu gempa 8,8 SR hingga 8,9 SR.

Terkait Mentawai yang berpotensi gempa besar, Danny mengimbau petugas bencana dan pemerintah lebih siaga. "Sementara, untuk masyarakat agak sensitif. Satu pihak harus membuat lebih awas, di lain pihak, mudah-mudahan tidak panik," ujar Danny.(np)


taken from VIVAnews

Gunung Merapi Akhirnya Meletus


Gunung Merapi akhirnya meletus Selasa 26 Oktober 2010 pukul 17.02 Waktu Indonesia Barat.

Belasan orang menjadi korban, termasuk rekan kami, redaktur VIVAnews, Yuniawan Nugrohoyang kembali naik ke atas gunung demi membujuk juru kunci Merapi, Mbah Maridjan turun. Editor senior ini memang sudah lama mengenal Mbah Maridjan. Jelang letusan Merapi tahun 2006, Wawan juga bersama Mbah Maridjan di rumahnya.

Seperti diinformasikan oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Merapi memasuki fase erupsi sejak Selasa sore.

Berikut kronologis letusan Gunung Merapi yang terjadi Selasa sore hingga menjelang malam.

1. Pukul 17.02 mulai terjadi awanpanas selama 9 menit
2. Pukul 17.18 terjadi awanpanas selama 4 menit
3. Pukul 17.23 terjadi awanpanas selama 5 menit
4. Pukul 17.30 terjadi awanpanas selama 2 menit
5. Pukul 17.37 terjadi awanpanas selama 2 menit
6. Pukul 17.42 terjadi awanpanas besar selama 33 menit
7. Pukul 18.00 sampai dengan 18.45 terdengar suara gemuruh dari Pos Pengamatan Merapi di Jrakah dan Selo
8. Pukul 18.10, pukul 18.15, pukul 18.25 terdengan suara dentuman
9. Pukul 18.16 terjadi awanpanas selama 5 menit
10. Pukul 18.21 terjadi awanpanas besar selama 33 menit
11. Dari pos Pengamatan Gunung Merapi Selo terlihat nyala api bersama kolom asap membubung ke atas setinggi 1,5 km dari puncak Gunung Merapi
12. Pukul 18.54 aktivitas awan panas mulai mereda
13. Luncuran awanpanas mengarah kesektor Barat-Barat Daya dan sektor Selatan-Tenggara

Status Gunung Merapi ditingkatkan dari Normal manjadi Waspada pada tanggal 20 September 2010. Pada 21 Oktober 2010 status Merapi menjadi Siaga, dan kemudian Awas, terhitung sejak 25 Oktober 2010.


taken from VIVAnews

Sabtu, 16 Oktober 2010

33 Penambang Chile: Rela diselamatkan Terakhir (mirip kisah Sahabat)

33 Penambang Chile: Rela diselamatkan Terakhir (mirip kisah Sahabat)

Para teknisi penyelamat Chile pada Senin mengkokohkan lubang untuk mengeluarkan 33 penambang yang terjebak selama lebih dari dua bulan di pertambangan. Sementara itu di dalam perut bumi, para penambang itu sedang berdebat mengenai siapa yang harus diangkat pertama kali.

"Saya ingin mengilustrasikan apa yang mereka perbincangkan seharian ini atas pembicaraan dengan kami pada Minggu," ujar Menteri Kesehatan Chile, Jaime Manalich, saat konferensi pers kepada AAP, Senin, di dekat pertambangan San Jose.

"Saya bertanya pada mereka dan mengatakan kami akan berusaha sesuai prosedur untuk mengangkat mereka keluar. Saya katakan prosedur itu berdasarkan pertimbangkan teknis," tambah Manalich.

"Kemudian apa jawaban mereka? "Pak Menteri, hal itu amat baik, namun saya mohon agar menjadi yang terakhir diangkat". Lalu seorang lainnya mengatakan, Tidak kawan, saya rasa saya lah yang akan terakhir ke atas. "Tidak, bukan, sungguh ? saya lah yang akan naik terakhir", ujar seorang penambang lain."

"Mereka ingin kawannya mendapatkan kesempatan bebas dan menghirup udara segar terlebih dahulu. Mereka amat memiliki semangat yang terpuji tentang solidaritas dan komitmen bagi sahabat mereka," ujar Manalich menegaskan.

Mengenai kesehatan para penambang, Manalich menjelaskan kondisi mereka dalam keadaan baik, dan "bugar". "Penambang di bawah sana memiliki kesehatan yang baik seperti pada awal hari kecelakaan itu."

Kelompok pertama yang akan ditarik keluar merupakan beberapa penambang yang sehat, diikuti dengan kelompok yang diperkirakan paling lemah karena masalah kesehatan yang parah seperti tekanan darah tinggi atau penyakit paru-paru, dan yang terakhir merupakan penambang yang terkuat, ujar para pejabat.

Jika jadwalnya tetap, para penambang dapat berharap mengakhiri penderitaan mereka yang hampir selama dua setengah bulan pada Jumat.

Mereka telah terjebak di bawah gurun setelah runtuhnya beberapa bagian yang menghalangi jalan keluar tambang, dan telah bertahan hidup dengan lama, lebih dari siapapun yang pernah mengalami kejadian yang sama.

Selama beberapa pekan, para penambang itu diduga telah tewas. Namun pada 22 Agustus mereka mengirim pesan melalui mata bor yang telah melubangi ke dalam ruangan tempat mereka berlindung, yang memberitahu bahwa mereka semua masih hidup dengan selamat dan menantikan pertolongan.

Sejumlah ratusan jurnalis dan fotografer dari penjuru dunia telah berkumpul di tambang itu, mengharapkan dapat mengabadikan gambar pertama para penambang di permukaan.

Hikmah:
Jadi teringat dengan kisah sahabat ketika Perang Yarmuk, kisah tiga orang sahabat yang saling berkorban mendahului saudara yang lainnya. Berikut kisah lengkapnya:


Setelah perang selesai dan dimenangkan oleh pasukan kaum muslimin, di medan Yarmuk tergeletak beberapa pejuang Islam, sahabat Rasulullah saw dengan badan penuh luka. Mereka adalah Ikrimah bin Abi Jahal, di sekujur tubuhnya tidak kurang ada 70 luka, Al Harits bin Hisyam (paman Ikrimah) dan Ayyasy bin Abi Rabi’ah (dalam riwayat lain Suhail bin ‘Amru).

Saat ketiganya sedang letih, lemah, dan kehausan serta dalam keadaan kritis, datanglah seorang yang mau memberikan air kepada salah seorang di antara mereka yang sedang kepayahan.
Ketika air akan diberikan kepada Al Harits dan hendak diminumnya, dia melihat Ikrimah yang sedang kehausan dan sangat membutuhkan, maka dia berkata, “Bawa air ini kepadanya !”.
Air beralih ke Ikrimah putra Abu Jahal, ketika dia hendak meneguknya, dilihatnya Ayyasy menatapnya dengan pandangan ingin minum, maka dia berkata, “Berikan ini kepadanya !”.
Air beralih lagi kepada Ayyasy, belum sempat air diminum, dia sudah keburu syahid. Maka orang yang membawa air bergegas kembali kepada kedua orang yang membutuhkan air minum, akan tetapi ketika ditemui keduanya juga sudah syahid.

taken from:
http://www.republika.co.id/
http://tatahati.blogsome.com/

Yahoo salah nulis berita

Yahoo salah nulis berita



setau ane yg bener itu Manokwari , bukan Wanokmari

ini gan berita lengkapnya klik aja salah nulis berita

tambahan info:
padahal yahoo copas dr liputan6.com (udah bener)


taken from kaskus.us

Gubernur di Rusia Tersandung Twitter

Gubernur di Rusia Tersandung Twitter

MOSkOW--Asal posting akun twitter bisa saja membuat masalah besar, apalagi kalau yang melakukan seorang pejabat. Hal itu terjadi pada seorang gubernur di Rusia, Dmitry Zelenin. Tidak tanggung-tanggung, Ia membuat berang Presiden Rusia, Dmitry Medvedev.




Zelenin, menulis di akun twitternya, "'Salad dengan cacing tanah hidup' disajikan saat makan malam untuk menghormati kunjungan Presiden Jerman, Christian Wulff, pada hari Selasa." Posting itu dilengkapi dengan gambar salad dengan cacing tanah yang merayap di pinggir piring.

Tindakan Zelenin itu disebut Medvedev sebagai ketololan. "saya merekomendasikan rekan saya para pengacara untuk mengusulkan opsi hukum untuk memecat gurbernur akibat ketololan mereka," kata staf kebijakan luar negeri Medvedev, Sergei Prikhodko, dalam sebuah acara televisi.

Zelenin, 47 tahun, sebelumnya adalah CEO perusahaan nikel terbesar di dunia. Ia memutuskan untuk menghapus posting dan gambar yang menjadi sorotan itu.
Ia kemudian menulis lagi di jejaring sosial mikroblognya, "Itu adalah cara yang spesial untuk menunjukan saladnya masih segar".

Sebenarnya twitter bukan barang terlarang bagi pejabat di Rusia. Presiden Medvedev sendiri memiliki akun twitter sejak Ia mengunjungi Amerika Serikat awal tahun ini. Pemerintah dalam lingkaran Kremlin juga menggunakannya untuk diskusi seputar aktivitas olah raga, perjalanan bisnis, dan lain-lain.

Tapi mereka tidak membicarakan topik politik yang sensitif, apalagi menulis hal yang mungkin berdampak besar pada hubungan antarnegara seperti yang dilakukan Zelenin.


taken from: Republika.co.id

Jumat, 15 Oktober 2010

Bisnis Seks di Penjara Dilarang Ditayangkan SCTV

Bisnis Seks di Penjara Dilarang Ditayangkan SCTV

Pemerintah dan pemilik SCTV melarang penayangan hasil investigasi redaksi soal transaksi seks di penjara.


Aliansi Jurnalis Independen Jakarta menyesalkan pelarangan penayangan program investigasi Sigiberjudul “Bisnis Seks di Balik Jeruji Penjara” yang disiapkan Redaksi Liputan 6 SCTV untuk ditayangkan pada Rabu (13/10) pukul 23.00 WIB .
Program itu gagal tayang menyusul intervensi dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia dan manajemen SCTV yang dipimpin Fofo Suriatmadja. “Tindakan ini merupakan pelanggaran berat dalam kode etik jurnalistik karena intervensi pemerintah dan pemilik modal telah menodai kesucian ruang redaksi,” kata Koordinator Divisi Advokasi AJI Jakarta, AdityaHeru Wardhana.

Tayangan Sigi itu sebetulnya sudah dipersiapkan sejak lama. Para jurnalis SCTV sudah melakukan investigasi dan mengumpulkan bukti adanya bisnis prostitusi di dalam penjara, dengan kamera tersembunyi.
Sayangnya, pihak Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia selalu menolak untuk diwawancarai dalam program ini. “Mereka meminta agar diperbolehkan melihat dulu tayangan video yang sudah kami dapatkan. Permintaan mereka ini tentu saja kami tolak,” kata satu produser SCTV yang dihubungi AJI Jakarta.
Permintaan itu dipahami redaksi SCTV sebagai upaya sensor.

Karena upaya memperoleh konfirmasi sudah maksimal, redaksi SCTV memutuskan untuk tetap menayangkan program ini pada Rabu kemarin. Namun, redaksi SCTV akhirnya menyerah setelah pemilik stasiun televisi SCTV turun tangan. Manajemen televisi itu meminta redaksi Liputan 6 SCTV membatalkan penayangan program Sigi.

Meski sudah dihubungi, pihak Kementerian Hukum dan HAM tidak memberikan komentar atas laporan adanya insiden ini.
AJI Jakarta menilai peristiwa itu sebagai bentuk intervensi yang amat kasar dari pemilik modal ke dalam ruang redaksi. AJI Jakarta karena mengecam keras tindakan Kementerian Hukum dan HAM yang berusaha menghalangi upaya redaksi SCTV menyiarkan informasi yang mengandung kepentingan publik sesuai dengan tugas dan fungsinya sebagai jurnalis.
Intervensi itu melanggar pasal 4 (ayat 2) UU Pers Nomor 40 Tahun 1999, yang berbunyi “Terhadap Pers Nasional tidak dikenakan penyensoran, pembredelan atau pelarangan penyiaran.”

AJI Jakarta juga mengecam dan menyesalkan tindakan manajemen SCTV yang tunduk dan menyerah pada desakan pembredelan siaran yang disampaikan oleh pejabat Kementerian Hukum dan HAM.

Rencananya, AJI Jakarta akan melaporkan kasus pelanggaran kebebasan pers ini ke Dewan Pers, Komisi Penyiaran Indonesia dan Kepolisian RI. Sesuai pasal 18 (ayat 1) UU Pers, tindakan pelarangan siaran ini dianggap sebagai tindak pidana yang diancam hukuman penjara paling lama dua tahun atau denda Rp 500 juta



(Sumber: beritasatu.com)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Entri Populer

My statistic

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More